Kekatolikan di Jawa sudah dimulai sejak kedatangan Portugis di Nusantara. Ada komunitas-komunitas Katolik di bandar-bandar pelabuhan yang dilayani oleh pastor-pastor yang sedang singgah dalam perjalanan kapalnya. Usaha penginjilan ke pribumi terjadi di beberapa tempat, seperti di Blambangan (Jawa Timur). Namun, tidak banyak usaha yang berhasil, karena Jawa adalah salah satu pusat kekuatan kerajaan Islam pada waktu itu. Kedatangan Belanda juga semakin memperburuk keadaan, sebab Belanda anti-Katolik. Sesudah Perancis menduduki Belanda, usaha penginjilan dapat dimulai lagi. Misionaris berdatangan ke Jawa. Salah satu usaha misi yang berhasil adalah Pos Misi Muntilan yang dilakukan oleh Rm. FGJ van Lith, SJ, pada awal abad 20.
| Bunda Maria dengan Kebaya Kutubaru |
Gambaran pembaptisan pertama di Sendangsono pada 1904
Komentar
Posting Komentar