Nama asli : Tuan Ma Reinha Larantuka
Tanggal perayaan : prosesi diadakan setiap Pekan Suci
Asal mula : Mater Dolorosa, ptaung yang ditemukan di pesisir Larantuka
Berdasarkan dan sejumlah sumber tertulis dalam bahasa Belanda dan Portugis, patung Tuan Ma ditemukan sekitar tahun 1510 di Pantai Larantuka oleh anak bernama Tukan Weling Resiona. Diduga, patung itu terdampar saat kapal Portugis atau Spanyol karam di Larantuka. Konon, saat itu, seorang anak laki-laki bernama Resiona menjumpai seorang perempuan cantik yang berubah menjadi patung di Pantai Larantuka. Perempuan itu menuliskan tiga kata asing di pasir: Reinha Rosario Maria. Tulisan itu dijaga dengan pagar batu agar tidak hilang. Seorang pastor Dominikan datang dan melihat tulisan itu beserta patung yang ditemukan Resiona. Pastor itu terharu, dan mengenali bahwa patung itu adalah patung Maria Mater Dolorosa. Setelah kejadian besar itu, agama Katolik berkembang secara pesat di Larantuka dan sekitarnya.
Patung asli Tuan Ma, diarak dalam prosesi
| Upacara doa di Kapela Tuan Ma |
| Perarakan Semana Santa di Larantuka |
| Don Martinus Diaz Viera de Godinho, Raja Kerajaan Katolik Larantuka |
Komentar
Posting Komentar