Secara signifikan, perkembangan iman Katolik di tanah Sunda dimulai ketika para Imam Yesuit tiba di Batavia pada pertengahan abad ke-19. Stasi Cirebon menjadi yang pertama dibangun, yaitu pada 1878, dan mencakup juga daerah Tegal dan Priangan. Pembangunan jalur kereta api Batavia-Bandung mendorong didirikannya Gereja di Bandung pada 1884. Karya misi semakin berkembang setelah datangnya Suster-suster Ursulin (OSU) pada 1906. Mereka berkarya di bidang pendidikan. Suster Borromean (CB) juga membantu di bidang kesehatan sejak 1921. Misi Sunda diberikan kepada Ordo Salib Suci (OSC) pada 1927. Orang asli Sunda mendapatkan pengajaran iman Katolik dari sekolah-sekolah yang didirikan.
| Sebelah kanan: Bunda Maria bergaya Sunda |
Komentar
Posting Komentar